Berita

21 Mei

STIKES JAYAPURA BERSAMA IKATAN BIDAN INDONESIA PIMPINAN DAERAH PAPUA MENYELENGGARAKAN SEMINAR DAN WORKSHOP KEGAWATAN DARURATAN MATERNAL DAN NEONATAL

Berita Ad min

Doc. 18 Mei 2019.* Penanggung Jawab kegiatan sekaligus perwakilan dari IBI PD Papua Dionesia Pri Utami, SKM., M.Kes bersama Narasumber dr. Marito Wulan Logor, Sp.A dan dr. Cristian Maximus Sare, Sp.OG serta Moderator Wiwit Vitania, S.ST., M.Keb.

Sentani, untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua, Ikatan Bidan Indonesia pimpinan Daerah Papua bersama STIKES Jayapura menyelenggarakan Seminar dan Workshop Kegawat Daruratan Maternal dan Neonatal di Aula STIKES Jayapura, (Sabtu 18 Mei 2019).

Seminar kali ini mengambil tema Kegawat Daruratan Maternal dan Neonatal dengan narasumber dr. Cristian Maximus Sare, Sp.OG yang membawakan materi tentang Kegawat Daruratan Maternal dan dr. Marito Wulan Logor, Sp.A yang membawakan materi tentang Kegawat Daruratan Neonatal. Sedangkan Dionesia Pri Utami, SKM., M.Kes membawakan materi Aplikasi Manajemen dalam Kebidanan.

Seminar ini diikuti oleh peserta diantaranya Mahasiswa dan Bidan-bidan dari berbagai Instansi yang ada di Kabupaten Jayapura. Diharapkan setelah dilakukan Seminar dan Workshop ini, Mahasiswa yang saat ini masih menempuh pendidikan mampu meningkatkan wawasan terkait kegawat daruratan maternal dan neonatal serta bidan-bidan yang telah bertugas dapat mengaplikasikan ilmu yang telah di dapatkan saat seminar serta mampu bekerja secara mandiri. disamping itu, diharapkan para bidan bisa mendeteksi dan mengenali kasus-kasus kegawat daruratan yang dikategorikan sehingga penanganan yang akan diberikan benar dan tepat. khususnya bagi bidan-bidan yang bertugas di Desa-desa harus mampu mengetahui kapan akan melakukan rujukan ke layanan kesehatan yang memadai alat-alat kesehatannya serta terdapat tenaga kesehatan yang telah kompeten agar pasien dengan kegawat daruratan mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sertifikat. Baik peserta, panitia maupun narasumber akan mendapatkan sertifikat dari organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pimpinan Daerah (PD) Papua yang berguna untuk menambah point dan memperpanjang STR. Sedangkan untuk mahasiswa, seminar ini dapat menambah wawasan dan memiliki kaitan dengan mata kuliah yang di dapatkan. Diharapkan juga mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh pada saat melakukan pembelajaran klinik.

http://kebidanan.stikesjypr.ac.id/media/gallery/1558415180.jpeg

Dionesia Pri Utami,SKM., M.Kes (duduk kiri) selaku ketua kegiatan sekaligus narasumber dalam seminar dan workshop kegawat daruratan maternal dan neonatal mengatakan, “bidan-bidan harus terus mengupdate ilmu pengetahuan terbaru dengan mengikuti perkembangan teknologi sehingga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan yang benar dan tepat. Kedepannya IBI PD Papua akan  terus menyelenggarakan seminar-seminar seperti ini dengan tema-tema lainnya,  karena ilmu akan terus berkembang. Kita tidak bisa tertinggal jadi harus terus melakukan update ilmu supaya kita tidak ketinggalan” ungkap beliau saat di wawancarai seusai kegiatan seminar. (penulis : "Andika Bayu Aji, S1-Kep 17")

Komentar