Berita

25 Apr

STIKES JAYAPURA MELAKSANAKAN WISUDA KE-VII DAN ANGKAT SUMPAH TAHUN AKADEMIK 2018/2019

Berita Ad min

         Sentani. STIKES Jayapura menyelenggarakan rapat Senat terbuka Wisuda ke-VII dan angkat sumpah dalam hal ini Ketua STIKES Jayapura mewisudakan 117 Mahasiswa, lulusan terdiri dari Program Studi D-III Kebidanan sebanyak 30 Wisudawati, Program Studi Strata Satu Keperawatan sebanyak 64 Wisudawan/i, dan Profesi Ners sebanyak 23 Wisudawan/i di Gedung Aula Batalion 751 Raider Sentani. (Sabtu, 16 Febuari 2019) Lalu.

Sebanyak 16 wisudawan/i lulus dengan predikat cum laude, dari Program Studi D-III Kebidanan yang mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi yaitu Eka Fatmawati Amd. Keb dengan IPK 3,78 dari Program Studi Strata Satu yaitu Novita Sari Molantong S.Kep dengan IPK 3,66 dan dari Profesi Ners yang mendapatkan IPK tertinggi yaitu Enik Chotimah, S.Kep. Ners dengan IPK 3,64.

Acara Wisuda ke-VII sekaligus pengangkatan sumpah STIKES Jayapura dihadiri oleh Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Masyarakat Papua (YP3MP), Ketua STIKES Jayapura, Dosen beserta Staf STIKES Jayapura, Kepala LLDIKTI wilayah XIV papua dan papua barat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Papua, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Papua, Keluarga Wisudawan/i, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam laporan Pendidikan oleh Dra. Maria Sumartini, M.Si selaku Ketua STIKES Jayapura menyampaikan “Selamat kepada Wisudawan/i yang telah menyelesaikan seluruh Akademik di STIKES Jayapura, wisuda ke-VII kali ini di ikuti oleh 117 Wisudawan/i Dari Program Studi D-III Kebidanan ada 30 Wisudawati, Program Studi Strata Satu Keperawatan 64 Wisudawan/I, dan Profesi Ners 23 Wisudawan/i, dengan IPK rata-rata di atas 3,0 dan ini sudah termasuk memenuhi  standar institusi yang telah ditentukan, walaupun masih ada lulusan dengan IPK dibawah 3,0 kami akan terus berusaha untuk  meningkatkan layanan sistem pembelajaran dan akademik” ujarnya.

Dalam laporan Pendidikan Ketua STIKES Jayapura juga menyampaikan bahwa STIKES Jayapura telah membuka layanan bimbingan uji kompetensi bagi Bidan dan Perawat khususnya Profesi Ners, sehingga masyarakat yang telah lulus pendidikan dari STIKES Jayapura maupun dari instansi lain bisa mengikuti bimbingan yang selenggarakan oleh pihak STIKES Jayapura. Dalam waktu dekat STIKES Jayapura akan melakukan dengan menambah pengembangan Program Studi Strata Satu Farmasi. Persiapan sudah hampir selesai, saat ini STIKES Jayapura sedang mempersiapkan LAB Farmasi dan akan di perkirakan semua bisa terealisasikan di tahun ajaran baru 2019.

Sebelum menutup laporan Pendidikan, Ketua STIKES Jayapura menyampaikan terima kasih kepada Dinas Provinsi dan Kabupaten Jayapura yang telah memberikan bantuan alat-alat berupa bahan-bahan untuk penyuluhan kepada masyarakat, ucapan  terima kasih kepada bank BRI dan MANDIRI yang telah bekerja sama dalam sistem registrasi pembayaran perkuliahan, serta  ucapan terima kasih kepada orang tua/wali  yang telah mempercayakan Putra dan Putrinya untuk membina ilmu di STIKES Jayapura.

“Berbuatlah sejalan kebaikan sebesar mungkin, kepada semua orang sebisa mungkin, selama mungkin” ungkap Ketua STIKES Jayapura saat memberikan kata motivasi kepada Wisudawan/i yang telah berkarya maupun yang akan berkarya.

Mengakhiri laporan Pendidikan Ketua STIKES Jayapura mengungkapkan “saya menitipkan almamater pada wisudawan/i yang akan berkarya maupun yang telah berkarya, sekali lagi selamat kepada saudara/i SEKALIAN, Tuhan memberkati”, ujarnya saat mengakhiri laporan pendidikan STIKES Jayapura.

Dr. Suriel S. Mufu, S.pd., M.ed.,TEFL., M.ph selaku Kepala LLDIKTI  wilayah XIV Papua dan Papua Barat dalam sambutannya mengatakan “saya atas nama Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia menyampaikan selamat kepada Wisudawan/i yang hari ini telah menyelesaikan seluruh akademikanya di STIKES Jayapura, ini pertama kalinya saya hadir dalam wisuda STIKES Jayapura dan ini membuktikan bahwa STIKES Jayapura telah memenuhi standar dan peraturan Perguruan Tinggi, karna jika STIKES Jayapura belum memenuhi standar maka saya tidak akan menhadiri undangan wisuda ini begitupun di perguruan tinggi lainnya. Saya juga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada keluarga para wisudiawan/i yang telah memberikan dukungan kepada putra dan putrinya sampai bisa sukses pada hari ini” ujarnya.

Dalam sambutan ketua LLDIKTI juga menyampaikan bahwa bimbingan belajar yang di adakan STIKES Jayapura sangatlah membantu masyarakat dan masyarakat perlu tahu berita bimbingan belajar ini. Ketua LLDIKTI juga mengungkapkan bahwa Perguruan Tinggi Swasta sangatlah membantu masyarakat karna memberikan banyak keringanan kepada mahasiswanya hal ini berbeda terbalik dengan Perguruan Tinggi Negri yang lebih ketat dalam peraturannya.

Sebelum mengakhiri sambutan Ketua LLDIKTI memberikan pesan kepada Ketua STIKES Jayapura untuk tidak menutup jurusan Program Studi D-III Kebidanan karna D-III Kebidanan sangat di butuhkan oleh masyarakat Papua, jika nantinya STIKES Jayapura akan menutup Program Studi D-III Kebidanan Ketua LLDIKTI tidak akan pernah merestuinya, “Kita ini butuh orang yang kerja, kerja dan kerja bukan orang yang banyak bicara, karna pasien tidak butuh tenaga kesehatan yang banyak bicara tapi membutuhkan tenaga kesehatan yang mau berkerja dan kerja melayani pasien secara professional”. Ujarnya

Diakhir sambutannya Ketua LLDIKTI menyampaikan “Sekali lagi selamat buat kalian semua Ingatlah sumpah  yang telah kalian ucapkan, kalian telah dinantikan oleh masyarakat Papua, karena tenaga kesehatan masihlah sangat di butuhkan di tanah Papua ini, kami semua memberkati dan merestui kalian semua” tambahnya di akhir sambutan Ketua LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat.

Di tempat yang sama salah satu wisudawati Rifa Azizah, S.Kep dari Program Studi Strata Satu Keperawatan mengatakan ”Saya sangat bahagia sekali pada hari ini tapi masih ada tanggungan karna masih harus lanjut Profesi Ners, dan semoga kami semua bisa menjadi perawat seutuhnya, untuk STIKES Jayapura semoga semakin jaya di Tanah Papua, dan terus bisa menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang inovatif dan profesional, dan untuk adik-adik yang saat ini masih berjuang dalam proses pembelajaran  tetap semangat, ingat Skripsi itu jahat dan saya yakin kalian semua pasti bisa”. Ujarnya saat di wawancarai seusai acara wisuda ke-VII di Gedung Aula 751 Raider Sentani. (Sabtu 16 Febuari 2019) Lalu.

Komentar